Pembangunan hunian vertikal terus menjadi bagian penting dalam pengembangan Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur. Seiring pembangunan kawasan pemerintahan dan fasilitas pendukung, Rusun Fully Furnished Ikn Siap menjadi perhatian karena konsep hunian yang disiapkan tidak hanya berupa bangunan kosong. Sejumlah rusun di IKN telah dilengkapi perabot, perangkat rumah tangga dan teknologi bangunan pintar sehingga penghuni dapat menggunakannya dengan kebutuhan tambahan yang relatif lebih sedikit. Rusun ASN bahkan sudah dihuni dan menjadi lokasi penerapan teknologi smart metering untuk memonitor konsumsi listrik dan air.
Pada saat bersamaan, pembangunan rusun untuk masyarakat berpenghasilan rendah atau MBR juga terus berjalan. Laporan pada September 2026 menyebut progres fisiknya telah mencapai 92,63 persen dan pemerintah menargetkan proyek tersebut selesai pada 2026. Perlu dibedakan bahwa rusun MBR yang masih dalam tahap penyelesaian tersebut bukan proyek yang sama dengan Rusun ASN yang sejumlah unitnya telah digunakan.
Rusun Fully Furnished Ikn Siap dengan Perabot Lengkap
Konsep fully furnished sudah diterapkan pada Rusun ASN di IKN. Kementerian PANRB menyebut rusun ASN berada di kawasan hunian barat dan timur serta dilengkapi perabot lengkap, smart home, tenant komersial, sarana ibadah, fasilitas sosial dan olahraga. Setiap unit juga memiliki dapur, water heater serta pendingin ruangan.
Kelengkapan tersebut membuat hunian ASN di Ibu Kota Nusantara berbeda dari rumah susun yang hanya menyediakan unit kosong. Penghuni tidak harus memulai dengan membeli seluruh perlengkapan dasar ketika mendapatkan penugasan di IKN.
Unit Rusun Memiliki Tiga Kamar Tidur
Salah satu unit Rusun ASN 3 yang ditinjau media pada Agustus 2026 memiliki luas sekitar 98 meter persegi. Di dalamnya tersedia tiga kamar tidur, dua kamar mandi, ruang tengah, balkon, dapur terbuka dan ruang makan.
Kamar-kamarnya telah dilengkapi kebutuhan dasar seperti kasur, lemari, meja, kursi dan AC. Konsep tersebut mendukung penggunaan unit sebagai tempat tinggal, bukan sekadar akomodasi sementara.
Rusun IKN Menggunakan Smart Door Lock
Rusun Fully Furnished Ikn Siap juga mengusung unsur bangunan pintar. Salah satu teknologi yang digunakan adalah smart door lock. Sistem tersebut menjadi bagian dari fasilitas keamanan pada unit hunian ASN.
Kementerian PANRB juga menjelaskan penggunaan smart home system dengan akses sidik jari atau PIN. Integrasi teknologi semacam ini sejalan dengan konsep IKN sebagai kota yang menggunakan sistem digital untuk mendukung aktivitas sehari-hari.
Ada Air Keran yang Bisa Langsung Diminum
Salah satu fasilitas yang menarik perhatian adalah ketersediaan air keran siap minum. Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono pada Agustus 2026 menyebut Rusun ASN telah menyediakan potable water sehingga air dari keran tertentu dapat dikonsumsi langsung.
Selain air minum, unit yang ditinjau juga mempunyai air panas dan dingin, AC serta mesin cuci. Fasilitas lengkap rusun ASN IKN tersebut dirancang agar kebutuhan dasar penghuni dapat tersedia dalam kawasan hunian.
Smart Metering Pantau Listrik dan Air
Teknologi di Rusun ASN tidak hanya berkaitan dengan keamanan. Otorita IKN pada Januari 2026 telah melakukan sosialisasi hasil uji coba smart metering kepada ASN Otorita IKN yang menghuni rusun. Sistem ini mencatat pemakaian listrik dan air secara real-time.
Otorita IKN menyatakan fitur smart metering telah diterapkan di seluruh unit Rusun ASN. Data konsumsi kemudian digunakan untuk mengelompokkan penggunaan dalam kategori hemat, wajar atau boros. Informasinya dapat dikirim kepada penghuni melalui WhatsApp dan email setiap bulan.
Fasilitas Rusun Tidak Hanya Berada di Dalam Unit
Kenyamanan penghuni juga didukung fasilitas kawasan. Rusun ASN menyediakan sarana sosial, tempat ibadah, fasilitas olahraga dan tenant komersial. Pada salah satu kawasan Rusun ASN 1, Otorita IKN sebelumnya mencatat keberadaan lapangan basket, rumah makan, minimarket dan ruang ibadah.
Fasilitas luar ruang lainnya yang ditemukan pada Rusun ASN meliputi jogging track, taman dan lapangan tenis. Dengan konsep tersebut, kawasan hunian diarahkan agar kebutuhan penghuni tidak sepenuhnya bergantung pada perjalanan jauh ke luar lingkungan rusun.
Rusun MBR IKN Capai Progres 92 Persen
Selain hunian ASN, pembangunan Rusun Fully Furnished Ikn Siap juga berkaitan dengan pengembangan hunian untuk kelompok masyarakat lain. Salah satunya adalah rusun MBR yang pembangunan fisiknya dilaporkan mencapai 92,63 persen pada September 2026.
Direktur Jenderal Kawasan Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Sri Haryati menyampaikan proyek tersebut termasuk kontrak tahun jamak. Dengan progres yang sudah melampaui 90 persen, pemerintah menargetkan pembangunan selesai pada 2026.
Rusun MBR dan Rusun ASN Perlu Dibedakan

Informasi mengenai rusun di IKN terkadang tercampur karena beberapa proyek hunian berlangsung di kawasan yang sama. Rusun ASN disediakan terutama untuk aparatur yang bertugas di IKN, sementara pembangunan rusun MBR ditujukan untuk memperluas ketersediaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Pembedaan ini penting ketika membaca informasi mengenai progres pembangunan. Rusun ASN sudah memiliki penghuni dan teknologi smart metering telah digunakan di unit-unitnya, sedangkan laporan terbaru mengenai progres 92,63 persen merujuk pada pembangunan rusun MBR.
Hunian Menjadi Pendukung Pemindahan ASN ke IKN
Keberadaan rusun merupakan salah satu infrastruktur yang disiapkan untuk mendukung perpindahan ASN secara bertahap. Kementerian PANRB pada Februari 2026 meninjau langsung Rusun ASN bersama sejumlah fasilitas lain seperti RSUP IKN, kantor kementerian koordinator dan Istana Garuda.
Rusun ASN mengusung konsep tropis modern dan berkelanjutan. Pemerintah mengharapkan ketersediaan hunian di sekitar kawasan pemerintahan membantu menciptakan mobilitas yang lebih efisien bagi aparatur yang bekerja di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan IKN.
Teknologi dan Kenyamanan Menjadi Bagian Konsep Hunian
Konsep rusun modern fully furnished di IKN menunjukkan bahwa pembangunan kawasan tidak hanya berfokus pada gedung pemerintahan. Hunian menjadi infrastruktur dasar karena ASN dan masyarakat yang beraktivitas di Nusantara membutuhkan lingkungan tempat tinggal yang dapat digunakan secara berkelanjutan.
Kehadiran smart home, smart metering, furnitur lengkap, fasilitas olahraga hingga layanan komersial memperlihatkan arah pengembangan tersebut. Namun tingkat kesiapan tetap perlu dibaca berdasarkan proyek masing-masing karena tidak seluruh rusun di IKN berada pada tahapan pembangunan atau pemanfaatan yang sama.
Rusun Fully Furnished Ikn Siap menjadi bagian penting dari pengembangan kawasan hunian di Ibu Kota Nusantara. Rusun ASN telah dilengkapi furnitur, tiga kamar tidur pada unit yang ditinjau, AC, water heater, smart home system hingga teknologi smart metering. Sejumlah unit juga sudah digunakan oleh ASN yang bertugas di IKN.
Sementara itu, proyek rusun MBR yang berbeda dilaporkan telah mencapai progres fisik 92,63 persen pada September 2026 dan ditargetkan selesai tahun ini. Dengan demikian, perkembangan hunian IKN berlangsung pada beberapa proyek sekaligus dengan fungsi dan tahap kesiapan yang berbeda.
FAQ
Apa itu Rusun Fully Furnished Ikn Siap?
Istilah tersebut merujuk pada hunian rusun di IKN yang disiapkan dengan perabot dan fasilitas sehingga penghuni tidak menerima unit dalam kondisi kosong. Rusun ASN merupakan salah satu contohnya.
Apakah Rusun ASN IKN sudah dihuni?
Ya. Otorita IKN pada Januari 2026 menyebut ASN Otorita IKN sebagai penghuni Rusun ASN dalam sosialisasi penggunaan smart metering.
Berapa luas unit Rusun ASN IKN?
Unit yang ditinjau media memiliki luas sekitar 98 meter persegi dengan tiga kamar tidur dan dua kamar mandi.
Apa saja fasilitas di dalam Rusun ASN?
Fasilitasnya antara lain furnitur, AC, dapur, water heater, smart home system dan sejumlah peralatan rumah tangga.
Apakah air keran di Rusun ASN IKN bisa diminum?
Pada unit yang ditinjau pada Agustus 2026, Kepala Otorita IKN menyatakan tersedia potable water atau air keran yang dapat langsung dikonsumsi.
Berapa progres Rusun MBR IKN?
Laporan September 2026 menyebut progres fisik pembangunan rusun MBR telah mencapai 92,63 persen dan ditargetkan selesai pada 2026.
